Minggu, 06 April 2014

how you remind me

Tak pernah bisa seperti orang bijak.
Tak bisa ku raih seperti fakir yang mencuri.
Lelah jalani hidup seperti orang buta.
Aku muak dengan penglihatan tanpa bisa merasakan.

Beginilah caramu mengingatkanku !
Tentang siapa diriku sebenarnya.

Dirimu bukan orang yang mau bilang maaf.
Aku menunggu di kisah berbeda.
Tapi kali ini aku keliru
Memberimu hati yang layak terluka.
Dan aku telah salah, aku telah jatuh ke dasar setiap botol.
lima kata di kepalaku ini. Berteriak, " APAKAH KITA SUDAH BERSENANG-SENANG?"
"apakah kita sudah bersenang-senang?"
Dirimu bukannya tak tahu bahwa ku bilang cinta padamu dan aku bersumpah masih begitu.
Pasti sangatlah buruk, karena hidup denganku pasti telah hampir membunuh mu .

"Apakah kita sudah bersenang-senang?"

Senin, 31 Maret 2014

Ego

karna ku sadar kini ku terlepas dari buaian
terhempas dari pandangan mata
yang dengan senantiasa menunjukan arah
arah yang kerap kali di tolak oleh ego ku

karna kini ku mulai sadar ,
bahwa kesadaran membawa ku kembali
kembali kepada arah
arah yang ditunjukan oleh sang pandangan

mengapa dulu ku menuruti ego?
mengapa dulu aku tidak sadar?
mengapa setelah ku sadar semua telah berlalu?
mengapa sang waktu tak menunggu ku hingga ku tersadar?

kini ku menoleh dengan kesadaran
sekarang ku belajar
ke egoisan bukanlah pendewasaan yang benar
dan akan ku ingat pelajaran ini
sampai nanti ,